![]() |
| Foto ilustrasi untuk episode kali ini diedit dengan menggunakan aplikasi kapwings. Credits :Pixabay.com |
Assalamualaikum wr wb sobat blogger semuanya sekalian dimanapun kalian semua berada,kali ini penulis kembali akan men-share atau membagikan satu kisah inspiratif yang cukup menarik untuk di ikuti, tentunya kisah tersebut saya dapatkan pada sebuah website di internet dengan judul atau tema sebagai berikut ini :
PERBANDINGAN BUDAYA ARAB MELAWAN BARAT DALAM MEMAHAMI ARTI ATAU DEFINISI TENTANG AKAL SEHAT.
Berikut ini merupakan ulasan selengkapnya mengenai berita tersebut.
Selamat sore Sobat blogger sekalian yang dimuliakan Allah swt,sebenarnya hal ini bukan merupakan hal yang baru karena sudah dibahas melalui internet tetapi saya kembali mengangkat tema ini dengan tujuan untuk merefresh atau mengingat kembali makna dari akal sehat itu sendiri.
Mungkin banyak dari sebagian orang atau diri kita ini udah pernah menonton sebuah acara dimana acara tersebut dibintangi oleh Tocky Gerung yang bmengatakan bahwa tema yang digunakan tersebut bersifat sangat ideologis.
Dia merupakan seorang politisi yang bisa memposisikan dirinya sebagai sekumpulan/serombongan manusia yang mempunyai nalar yang baik atau lebih dikenal dengan akal sehat.
Jadi kita tidak akan membahas tentang episode dari acara bertema politik tersebut melainkan dilihat dari sudut pandang atau secara pemikiran secara arab dan barat.
![]() |
| Gambar ilustrasi pola pemikiran sehat versi barat.Credits: Pixabay.com| riadbenamar13 |
Yang pertama menurut versi barat,kalimat ini berasal dari kata reason yang merupakan kata dari bahasa latin yang bernama latio yang artinya akal atau asal muasal. Hal ini seperti yang dijelaskan oleh salah satu salah satunya filsuf asal Perancis yang bernama Cournot yang artinya bakat orang yang berakal atau bisa juga disebut akal yang subjektif dan objektif.Juga satu orang lagi yang bernama Andre lalande untuk memperjelas kalimat tersebut di dalam bukunya dengan judul Vocabulaire Technique et Critique de La Philosophie.
Intinya adalah merupakan proses untuk mengetahui sesuatu sesuai dengan unsur internalnya atau kalau dibuat lebih ringkas lagi adalah secara hukum sebab musabab.
![]() |
| Ilustrasi akal sehat menurut Islam atau arab.Credits :Pixabay.com|derudyarra |
Hal ini sangat mungkin berbanding terbalik dengan kebudayaan versi arab atau islam.Kata Akal ini berasal dari kata bahasa arab yaitu Awal atau Awal yang artinya daya untuk menahan atau mencegah.orang yang berakal tersebut dinamakan Aqil yang berarti orang yang mampu mengumpulkan pandangan,Sesuai yang tertulis didalam buku berjudul Lisan Al-Arab yang menjelaskan tentang hal tersebut.
Jadi bisa dikatakan kalau pengertian aql dalam bahasa arab sebatas Dengan pertimbangan mencegah dari memperturutkan hawa nafsu. Kata lain dari aql tersebut adalah kata Nuha yang berasal dari kata Nahiyyah yang berarti mencegah dari kejelekan dan juga Al hijaa
yang artinya mengerti akan kesalahan serta kata adz-Dzhihin yang artinya pemahaman namun memiliki makna moral.
Dalam kitab suci Al-Qur'an pun disebutkan banyak ditemukan tentang kata-kata yang berhubungan dengan hal tersebut, walaupun bukan kata benda melainkan kata kerja yang berarti mampu mana yang baik mana yang buruk,yang mana yang benar dan yang mana yang sesat.
Al-Qur'an pun mengecam orang-orang musyrik tersebut yang tidak dapat membedakan hal tersebut .
Dari penjabaran tentang kata tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa akal sehat menurut kebudayaan arab digerakkan dengan pertimbangan moral atau lebih objektif sedangkan kebudayaan barat lebih menekankan kepada pandangan akal yang objektif.
Contoh dari kebudayaan arab atau islam itu antara lain seperti ilmu fikih, tasawuf,Kalam dan filsafat yang semuanya itu digerakkan dengan standar etika dan moral, sementara itu untuk kebudayaan barat lebih menekankan atau mengutamakan untuk mengatakan apa adanya tanpa adanya embel-embel benar atau salah.Mereka lebih mengetahui objek secara sebenarnya hal inilah yang dapat mengeksplor Pengetahuan secara lebih maju lagi.
Hal ini seperti yang tertulis didalam sebuah buku karya Ibnu Rusyd yang artinya "barang siapa yang menolak hukum kausalitas berarti dia menolak ilmu pengetahuan.
(Sebenarnya kalau mau dirunut lagi pasti lebih panjang lagi ,tapi penulis meringkas supaya lebih enak dibaca )
Jadi, setelah kita mengetahui makna atau perbedaan dari kata akal sehat tersebut kita bisa menambah wawasan serta bisa menerapkan atau memilih jalan mana yang akan menjadi bagian dari hidup kita.
Semoga bloggers sekalian sudah mengerti tentang makna/arti judul untuk episode kali ini.
Penulis undur diri dulu,mohon maaf kalau ada kekeliruan atau kesalahan dari penulisan ini karena saya hanya merupakan manusia biasa.
Sampai bertemu kembali pada episode yang akan datang,
Sekian dan terima kasih
Wassalamu'alaikum
Source:Islam.co
=====================================
*Pemilik resmi atau Hak cipta blog ini adalah : ©strykerpengembara7890 tahun@ 2024.Diberdayakan oleh :Blogger.com™



Tidak ada komentar:
Posting Komentar