![]() |
| Ilustration this episode edited by kapwing.credits: Pixabay.com|ahmatsuudy |
Tags: warteg lover,kudu paham,3 jenis,makanan,jarang ditemui,rumah makan,sejuta umat.
Assalamualaikum wr wb sobat blogger semuanya sekalian dimanapun kalian semua berada,kali ini penulis kembali akan men-share atau membagikan satu kisah inspiratif yang cukup menarik untuk di ikuti, tentunya kisah tersebut saya dapatkan pada sebuah website di internet dengan judul atau tema sebagai berikut ini :
Inilah 3 Makanan yang sudah jarang ada di warteg : Penyuka makanan berat wajib tahu
Berikut ini merupakan ulasan terkait dari berita tersebut
Selamat siang semuanya, seperti yang kita semua ketahui apabila kita mengalami sebuah situasi yang bernama kelaparan dan juga memiliki budget/dana terbatas pada masa itu kita bisa memesan makanan melalui atau via Warung Tegal alias warteg.
Namun hal ini sangat berbanding terbalik dengan keadaan pada saat ini dimana kita bisa/dapat membeli makanan dengan harga serupa di Rumah Makan saingannya yaitu Rumah Makan Padang.
Cukup dengan membawa uang sebesar Rp.11.000 kita sudah bisa menikmati nasi plus ayam goreng dan sayur gulai nangka dan daun pepaya/singkong yang bisa kita bawa pulang/bungkus atau bisa juga untuk makan ditempat,sehingga banyak orang lebih memilih nasi Padang di bandingkan dengan warung Tegal ini.
Dibalik segala kekurangan tersebut,warteg ini sendiri masih memiliki variasi lauk pauknya yang cukup banyak dibanding pesaingnya yaitu nasi Padang yang hanya memiliki lauk berupa sayur nangka dan daun singkong/pepaya saja.
Namun di zaman sekarang ini sudah ada beberapa lauk pauk/ makanan yang sudah mulai sangat jarang/sukar untuk ditemukan di warung yang cukup legendaris yang berasal dari pulau Jawa yang mempunyai julukan sebagai kota bahari tersebut sobat blogger semuanya
Berikut ini merupakan 3 jenis makanan yang sudah mulai jarang ditemui di warteg menurut versi penulis,so let's cekidot bray
1. Tempe bongkrek goreng
![]() |
| Ilustrasi tempe bongkrek.Credits : Cookpad.com| Kakzee |
Ada di posisi Wahid alias nomor satu,kalian semuanya pasti sudah paham betul dengan makanan khas satu ini yang bisa dijadikan teman makan bersama dengan nasi dan lauk pauk lainnya maupun juga sebagai makanan ringan/kudapan saja sobat blogger.
2. Bobor singkong
![]() |
| Ilustrasi bobor daun singkong.Credits: Cookpad.com|Zeni |
Ada diurutan kedua adalah bobor daun singkong, adapun makanan ini merupakan jenis makanan yang terbuat dari daun singkong yang kemudian diolah dengan cara direndam/ direbus dengan air mendidih.
Setelah mendidih,daun singkong tersebut kemudian diangkat dan kemudian di masak kembali tentunya dengan cara dipotong/diiris - iris kemudian dimasak dengan menggunakan kuah yang dibumbui dengan santan,ketumbar,bawang merah,bawang putihnya sehingga menghasilkan sebuah citarasa yang Gurih gurih nyoy.(.ih sey daj sungguh terlalu..,🤐).
Biasanya orang yang memesan menu ini biasanya juga dilengkapi dengan makan lainnya seperti tempe goreng,sambal terasi dan tentu saja ikan asin.
Dan kini menu yang tercantum dalam list nomor dua menurut penulis ini sudah mulai jarang ditemukan di warteg di hampir seluruh wilayah Jabodetabek ( tidak tahu juga klo di wilayah lainnya)
Amat disayangkan ya teman-teman semuanya..
3. Cumi Hitam
![]() |
| Ilustrasi Cumi Hitam.Credits : Cookpad.com| Pesegh oiyee |
Berada di posisi alias urutan buncit alias nomor telu alias tiga,menu yang menurut pendapat penulis aslinya sendiri masuk kedalam urutan pertama yang semakin jsarang/ sukar untuk ditemui.
Padahal pada saat mencoba memesan dengan lauk tersebut banyak para pembeli terutama penulis dan saya sendiri juga sampai menambah 1 porsi nasi lagi karena rasanya yang yummy ( saking lezatnya sampai speechless,atau mungkin karena pagi lapar juga jdi agak kalap 🤭🤭)
Dengan rasa dagingnya yang lumayan empuk dan rasa tinta hitamnya yang super super makyus sehingga penulis memutuskan untuk menambah nasi 1 porsi lagi seperti yang telah disebutkan sebelumnya.
Mungkin yang menjadi sebab menu ini sudah mulai jarang ditemukan di setiap warteg dikarenakan harganya terlihat mulai mahal sehingga banyak dari pemilik warung tersebut yang takut merugi sehingga enggan untuk membeli cumi hitam ini .
( Acuan penulis 1 kg cumi hitam mulai dijual seharga Rp.55.000 via Tokopedia)
Wajar sajalah kalau zaman sekarang ini menu makanan legendaris ini sudah mulai sulit ditemui di berbagai tempat terutama di warung Tegal tersebut.
Demikianlah tadi sudah penulis sampaikan kepada kalian semua tentang berita tersebut,semoga menambah ilmu pengetahuan serta wawasan serta manfaat mengenai hal tersebut.
Penulis pamit undur diri dulu dan mohon maaf kalau ada kekurangan dan kekeliruan pada saat menyampaikan berita tersebut.Sampai bertemu kembali pada episode selanjutnya.
Sekian dan terima kasih
Sumber : Mojok.co/terminal
============================




Tidak ada komentar:
Posting Komentar