Jumat, 14 Februari 2025

BPJS KESEHATAN MENGALAMI DEFISIT PADA TAHUN 2024 : prediksi by Direktur utama

 

Ilustration this episode edited by kapwing.
Credits: Pixabay.com dan wikipedia.com|tiktomoro

Assalamualaikum wr wb sobat blogger semuanya sekalian dimanapun kalian semua berada, kali ini penulis kembali akan men-share atau membagikan satu kisah inspiratif yang cukup menarik untuk di ikuti, tentunya kisah tersebut saya dapatkan pada sebuah website di internet dengan judul atau tema sebagai berikut ini :

BPJS KESEHATAN MENGALAMI DEFISIT PADA TAHUN 2024 : Saran pakar ekonomi mengatasi permasalahan tersebut 

Berikut ini merupakan ulasan terkait dari berita yang akan disampaikan oleh penulis kepada kalian semuanya:

Selamat malam semuanya,kali saya akan membagikan berita dari media massa yang mengatakan bahwa BPJS Kesehatan pada tahun 2024 ini akan mengalami defisit sebesar kurang lebih 20 trilliun rupiah pada tahun 2024 ini berbarengan dengan estimasi kenaikan belanja yang mencapai nominal yang cukup fantastis yaitu 176 trilliun rupiah.

Seorang pakar ekonomi bernama bapak Wijayanto Sairin yang berasal dari universitas Paramadina mengemukakan pendapatnya  terdapat beberapa asumsi/pilihan lebih tepatnya strategi untuk mengatasi permasalah tersebut.

Defisit tahun ini terjadi karena terjadinya peningkatan / jumlah penerimaan peserta PBI (Penerima Bantuan Iuran) dari tahun sebelumnya yang masih sedikit.

 Hal ini bisa terjadi karena ketidaktahuan akan hak akses kesehatan gratis serta terbatasnya Fasilitas yang tersedia.

Baca juga kuys: Kisah Sahabat wanita Rasulullah: Salamah Al-akwa

Situasi ini berubah sangat drastis sekali pada saat pandemi Covid 19 melanda negeri ini. Kini mulai banyak masyarakat yang sadar akan hak-haknya dan juga semakin mudahnya akses terhadap fasilitas kesehatan.

Akibat perubahan yang sangat drastis ini menyebabkan terjadinya defisit terhadap biaya tersebut. Ujarnya. 

 ( Yang dimaksud disini adalah moral ignorance menjadi moral hazard akibat abuse dan tindakan yang berlebihan  )

Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan beberapa point dalam membuat strategi yang menyeluruh/luas demi menjaga keberlangsungan BPJS Kesehatan antara lain sebagai berikut ini:

1. Mengadakan sebuah tindakan pencegahan ( preventif)

Adapun cara preventif yang dimaksud tersebut untuk mengurangi atau meminimalisir penyakit yang melanda khususnya untuk kalangan masyarakat menengah ke bawah, contohnya dengan cara menerapkan pola hidup sehat dan rutin untuk berolahraga dengan harapan beban yang diberikan/tanggung oleh BPJS semakin berkurang ( masuk akal, bolehlah)

2.melakukan kebijakan  prediksi penilaian jangka panjang ( forecasting).

Masuk ke posisi nomor dua,tujuan dari hal ini adalah untuk mengkaitkan prediksi jangka panjang yang berhubungan dengan pengeluaran dan pendapatan/pemasukan baik dari sektor individu, pemerintah maupun swasta untuk mencegah terjadinya defisit tersebut.


3. Mengadakan penyesuaian dalam kebijakan layanan ( cakupan).

Masuk ke point ketiga,dimana cakupan tersebut merupakan jenis penyakit yang mendapatkan maupun tidak mendapatkan tanggungan dari BPJS Kesehatan (Cover loh bukan koper, apalagi kodel ups 🤭 🤭 🤭 )

4.terjadinya penyesuaikan indikator kinerja dari BPJS kesehatan.

Berada diperingkat keempat dengan begitu pihak manajemen ( BPJS Kesehatan tersebut ) bisa menargetkan apabila semakin banyak orang/ masyarakat yang berhasil tertangani dengan baik program yang tercatat di point pertama,maka secara otomatis semakin sedikit orang yang memerlukan pelayanan kesehatan, tentu saja dengan tetap menjaga kualitas pelayanan tersebut sobat blogger sekalian semuanya.

5.Masuk ke posisi nomor lima alias terakhir.

Terjadinya sebuah pertimbangan dalam penerapan biaya dari pasien supaya tidak terkena tindakan tidak terpuji sepertinya penipuan dan lainnya (Cost-Sharing menuju ke moral hazard )

Baca juga kuys: Belajar kehidupan dari anak Umar bin Khattab

Demikianlah tadi sudah penulis sampaikan kepada kalian semua tentang berita tersebut,semoga menambah ilmu pengetahuan serta wawasan serta manfaat mengenai hal tersebut.

Penulis pamit undur diri dulu dan mohon maaf kalau ada kekurangan dan kekeliruan pada saat menyampaikan berita tersebut.Sampai bertemu kembali pada episode selanjutnya.

Sekian dan terimakasih.

Source: Kontan.id

================================

*Pemilik resmi atau Hak cipta blog ini adalah : ©strykerpengembara7890 tahun@ 2024.Diberdayakan oleh Blogger.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar