Tampilkan postingan dengan label kerugian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kerugian. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Januari 2025

Jadikan pembelajaran: kalau mau membeli gorengan langsung ambil tidak perlu pilah pilih dulu

Ilustration this episode edited by kapwing.
Credits: Pixabay.com


Assalamualaikum wr wb sobat blogger semuanya sekalian dimanapun kalian semua berada,kali ini penulis kembali akan men-share atau membagikan satu kisah inspiratif yang cukup menarik untuk di ikuti, tentunya kisah tersebut saya dapatkan pada sebuah website di internet dengan judul atau tema sebagai berikut ini :

Jadikan pembelajaran : Jika ingin membeli gorengan langsung ambil saja tidak perlu pilah pilih dulu.

Berikut ini merupakan ulasan dari berita tersebut:

Selamat sore semuanya,di hampir setiap daerah di Indonesia ini  pastinya terdapat banyak sekali orang yang berprofesi sebagai seorang penjual gorengan baik itu pisang,ubi,singkong,ganasturi,cireng dan yang lainnya.

Namun ada hal yang cukup menarik dan jarang dibahas apalagi secara lebih serius dan hal ini sering dialami oleh para pedagang yang menggunakan gerobak dan menjajakannya dengan cara berkeliling maupun diam pada satu tempat. 

Ilustrasi gigit gorengan kemudian dikembalikan lagi ke tempat asalnya. Credits:Pergikuliner.com|@Kulineran_aja_nurul

Walaupun tujuannya bagus agar bisa memilih gorengan yang bagus dan berkualitas dan tidak merasakan rasa aneh seperti menggunakan minyak jelantah/ beberapa kali pemakaian dan adonan yang sudah Kurang/tidak layak untuk dikonsumsi seperti yang dilakukan oleh oknum yg nakal tersebut sampai masuk ke acara investigasi di tv itu.

Tapi tetap saja untuk para pedagang yang murni/asli  berjualan untuk mencari nafkah tersebut merasa cukup khawatir juga.Bagaimana tidak coba para sobat blogger semuanya sekalian, banyak dari para pembeli tersebut tidak segan untuk memegang gorengan tersebut bahkan juga mencicipinya satu persatu sampai menemukan gorengan yang dimaksud/ingin dibeli.

Dari sini penulis mencoba melihat dari berbagai sisi antara lain sebagai berikut 

√Harga diri yang hilang alias begone karena kelakuan para pembeli seperti ini.

Kali ini kita semuanya akan melihat dari sisi gorengan tersebut ambil contoh tempe dan tahu. Penulis sependapat dengan ulasan author yang mengatakan bahwa pada saat kita sudah menggoreng makanan tersebut dengan sepenuh hati namun apa mau dikata,para pembeli hanya sedikit memegang/menyentuhnya untuk memastikan apa masih panas/hangat apa sudah dingin,kemudian mengembalikannya lagi ke tempat semula tentu saja hal ini bisa menghilangkan rasa kepercayaan diri dari gorengan tersebut dan parahnya lagi ada yang cuma menggigit sekali kemudian mengembalikannya lagi dan memilih yang lain,sungguh terlalu memang (😑😑).


Ini terlihat dari sudut pandang/persepektif sebagai gorengan,belum lagi faktor kebersihan dari tangan para pembeli tersebut,apakah tangan mereka sudah benar-benar bersih sehingga mereka bisa langsung mencoba gorengan tersebut dengan sekali gigitan saja.

Tentunya it's nonsense alias tidak masuk akal apabila para pedagang khususnya yang berjualan melalui gerobak Kelling harus menyediakan tempat cuci tangan atau wastafel untuk para pembeli gorengan tersebut sobat blogger semuanya.

Menyentuh atau memegang gorengan tersebut tanpa membelinya.

Setelah kita melihat dari sudut pandang gorengan tersebut sekarang kita melihat dari sisi sosial,coba sobat pikirkan apakah  kebiasaan seperti ini tergolong/termasuk kebiasaan yang wajar/sopan? Mungkin menurut pendapat sebagian orang berpendapat iya tentunya dengan tujuan untuk memilih gorengan tersebut mana yang masih panas/hangat dan masih enak untuk dimakan.

Ilustrasi menu sushi di restoran.Credits: Pixabay.com|takedshrs

Namun sobat blogger semuanya sekalian,hal ini tidaklah berlaku apabila kita melakukan hal tersebut di restoran/rumah makan yang lainnya yang berakibat kalian semua diusir secara tidak hormat dari tempat makan tersebut,penulis mencontohkan restoran sushi yang menggunakan conveyorbelt atau makanan seperti Roti dan kue  kecil,donat dan sebagainya.

Alih-alih memegang gorengan merupakan suatu bentuk ketelitian yang wajar karena terjangkaunya harga gorengan tersebut malahan terlihat sebagai bentuk pelanggaran etika di dalam dunia kuliner jalanan.

Dari sinilah kita perlu membuat kode etik tersendiri sebelum membeli gorengan tersebut.

Gorengan tersebut didekati namun diabaikan/tidak dipilih 

Sekarang kita menuju ke moment terakhir anggap saja momen ini sebagai bentuk refleksi dalam kehidupan yang lebih mendalam lagi sobat blogger semuanya.

Ibarat kedua sudut pandang gorengan yang sudah kita bahas sebelumnya,coba hal tersebut diaplikasikan kedalam kehidupan kita sendiri.

Terkadang di dalam kehidupan ini kita juga  dapat merasakan seperti yang dialami oleh gorengan tersebut.

Ilustrasi refleksi diri.
Credits: Pixabay.com| geralt

Ada begitu banyak orang yang datang serta memberikan pilihan seolah-olah kalau kita ini yang menjadi pilihan buat mereka bahkan juga sampai menyentuh kehidupan kita akan tetapi hal tersebut hanya bersifat temporer atau sementara saja,karena ada masanya dimana mereka mulai mulai untuk mengabaikan diri kita kemudian meninggalkan diri kita tentunya dari sana kita mulai merasakan semangat hidup yang mulai meredup alias kehilangan kerenyahannya,merasa sendirian dan terabaikan..(ignore) pada sebuah titik tertentu ibarat sebuah gorengan yang pernah di abaikan begitu saja.

Simplenya atau dengan kata lain terkadang dalam kehidupan ini seringkali terjadi berjalan tidak sesuai dengan keinginan/harapan sobat blogger semuanya.

Intinya jadikanlah hal tersebut sebagai sebuah bentuk refleksi untuk dirimu sendiri bagaimana rasanya ketika diberi harapan kemudian ditinggalkan begitu saja ibarat pada kesempatan yang lainnya kita membeli gorengan tanpa harus memegangnya dan juga harus memberikan apresiasi kepada penjual gorengan. Tersebut.

Semoga kalian semua bisa memahami apa yang dimaksud oleh penulis ini.

Demikianlah tadi sudah penulis sampaikan kepada kalian semua tentang berita tersebut,semoga menambah ilmu pengetahuan serta wawasan serta manfaat mengenai hal tersebut.

Penulis pamit undur diri dulu dan mohon maaf kalau ada kekurangan dan kekeliruan pada saat menyampaikan berita tersebut.Sampai bertemu kembali pada episode selanjutnya.

Sekian dan terimakasih.

Tags : Gorengan,jadikan pembelajaran,ambil saja,jangan pilih-pilih,oknum,kerugian,pedagang,murni.

 Source : Mojok.co/terminal


================================

*Pemilik resmi atau Hak cipta blog ini adalah : ©strykerpengembara7890 tahun@ 2024.Diberdayakan oleh Blogger.com