Foto tampak depan buku.(Dok.pribadi)
Assalamualaikum wr wb para pembaca blogger yang budiman dimanapun kalian berada. Kali ini admin akan membahas atau lebih tepatnya mereview sebuah buku yang cukup menarik yaitu "LING TIEN KUNG "making People healty edisi pertama
berikut ini ulasan dari buku tersebut.
Pernahkah kita berfikir dengan sadar kapan kita harus mengaktifkan organ-organ di dalam tubuh kita untuk melakukan sebagaimana fungsinya? Jawabannya sudah pasti atau tentu tidak karena tubuh manusia ini merupakan salah satu mesin kehidupan yang membentuk sistem metabolisme suara kompleks dan memiliki mekanisme otomatis mulai dari sistem operasi, pertahanan, dan sebagainya hingga atau sampai dengan pemeliharaannya sendiri.
Apabila memperoleh cukup bahan baku atau bakar maka secara otomatis dia akan bekerja secara maksimal dalam mengatasi berbagai jenis penyakit yang mengganggu kesembilan sistemnya secara tuntas..tas.(woow lumayan panjang sekali kan.)
Salah satu cara atau gerakan yang dilakukan adalah melakukan Ling Tien Kung yaitu ilmu gerakan titik nol yaitu sebuah ilmu yang digunakan untuk mempelajari sebuah energi dalam kehidupan manusia,yaitu "Energi kehidupan "serta mempelajari teknik -teknik gerakan untuk mrmpengaruhinya tentunya dengan teknik gerakan yang simple tetapi efektif sehingga dapat digunakan oleh semua orang di segala usia dan kondisi.
Adapun dalam buku terbitan Insan cendikia yang beralamat di daerah Surabaya, Jawa Timur ini berisikan dari beberapa bagian atau bab antara lain sebagai berikut ini :
BAB 1. Berisikan Sejarah perkembangan ling tien kung.
BAB 2. Berisikan Apakah ling tien kung itu?
BAB 3. Betisikan Teknik gerakan ling tien kung tingkat dasar.
BAB 4. Berisikan Saran-saran praktis dan beberapa pertanyaan atau FAQ.
BAB 5. Berisikan Beberapa Testimoni alias hasil nyata sai penerapan ling tien kung.
BAB 6. Berisikan Autobiografi singkat.
BAB 7 atau terakhir berisikan penutup.
| Foto ilustrasi pemuda sedang berfikir tentang kesehatan .Credits:Pixabay.com|carlosarvaser |
Adapun gerakan dasar yang di maksudkan oleh Lao tse adalah sebagai berikut.
1.Sesi pemanasan atau warming up terdiri dari lipat pinggang dan jongkok kocok.
2.Sesi charge aki terdiri dari empet-empet anus,jinjit-jinjit,buka jendela langit dan gerak legong.
3.Sesi penataan ulang tubuh terdiri dari gerakan kocok -kocok yang terdiri dari kocok lengan
atas-bawah,kemudian maju-mudur,dan kanan-kiri kemudian dilanjutkan dengan dada samping,buka dada atas,buka dada bawah,kocok jari-jari,pergelangan tangan,kaki bagian lutut dan yang terakhir kocok seluruh badan.
4.Sesi membangkitkan tenaga titik nol terdiri dari Jongkok 8 titik,kaki bangku titik nol kemudian dilanjutkan 10 titik,kemudian jalan bebek dan diakhiri oleh derap kuda.
5.Sesi pendinginan atau cooling down atau pengendapan emosi yang terdiri dari jinjit lepas berdiri, jongkok bangun berdiri,goyang pinggang,gaya kodok/katak lalu diakhiri dengan gerakan penutup atau terakhir bernama gaya Belalang.
![]() |
| Foto ilustrasi pria sedang berolahraga di luar tepatnya di taman kota. Credits: Pixabay.com |FramepersecC |
Seperti sekumpulan orang bule yang diilustrasikan pada foto berikut ini..
![]() |
| Foto ilustrasi orang sedang melakukan aktivitas berupa gerakan berjongkok berbarengan. Credits: Pixabay.com|MabelAmber. |
Kemudian diikuti dengan gerakan pada kedua tangan yaitu membuka jendela langit dan gerak legong yaitu mengayunkan atau merentangkan tangan kekiri dan kanan lalu ke atas dan bawah diikuti dengan menggerakkan jari telunjuk.Ibarat wanita yang sedang olahraga di alam terbuka seperti foto berikut ini..
![]() |
| Foto ilustrasi wanita sedang melakukan peregangan tangan di alam terbuka pada sore hari. Credits : Pixabay.com|petig |
Kemudian kaki bangau dimana kita berdiri menggunakan salah satu kaki sebagai tumpuan seperti burung bangau betulan yang terdapat pada foto berikut ini..
![]() |
| Foto ilustrasi bangau berdiri dengan satu kaki. Credits:Pixabay.com.|Blickpixel |
Setelah itu ada jalan bebek yaitu proses berjalan dengan cara jongkok mirip seperti gerakan squat jump pada tentara.kemudian melakukan gerakan drap kuda.Seperti sekumpulan tentara yang diilustrasikan pada foto berikut ini
![]() |
| Foto ilustrasi tentara sedang berjalan di siang hari. Credits: Pixabay.com|dimitrivetsikas1969 |
Sebagai penutup,penulis juga melakukan gerakan pengendapan emosi dimana diantaranya adalah gaya kodok dan gaya Belalang. Pokok wes mantap rek.. seperti yang gambarkan pada foto seorang pendekar kungfu berikut ini..
![]() |
| Foto ilustrasi gerakan kungfu Belalang sembah dan kodok. Credits: Pixabay.com|Mohammed _Hassan |
Berbagai testimoni alias saksi dan hasil nyata dari senam ling tien kung ini sudah menjadi bukti nyata bahwa olahraga yang merupakan bentuk terapi penyembuhan ini sangat bermanfaat seperti contohnya sakit jantung, stroke dan pengeroposan tulang pinggang atau dengkul pada kedua telapak tangan dan kaki.Pihak Dokter dari rumah sakit mengatakan kemungkinan untuk sembuh sangatlah sedikit atau tipis apabila tidak dilakukan pengobatan dengan metode operasi akan tetapi setelah rutin melakukan hal ini kesehatannya pun mulai pulih/membaik secara perlahan kemudian sembuh.Alhamdulilah.
![]() |
| Foto ilustrasi dokter sedang melakukan tindakan operasi kepada pasiennya. Credits:Pixabay.com|Marionbrun |
Penulis sendiri merupakan seorang pria keturunan tiongkok yang lahir di Singaraja kota bali pada tanggal 25 oktober 1935 yang merupakan anak ke 4 dari 11 bersaudara.
Masa kecilnya atau lebih tepatnya sd dia sering berenang bersama teman-temannta di sungai dan ketika smp dia mengikuti berbagai jenis olahraga mulai dari lari cepat 100 m,lompat jauh dan sepakbola bernama thionghoa field yang kini dikenal dengan nama Naga kuning.
Setelah tamat sma dia ingin melanjutkan kuliahnya di UNAIR alias universitas airlangga Surabaya namun tidak memenuhi persyaratan dikarenakan ibadahnya dari sekolah tionghoa.Namun dia tidak patah arang atau putus asa sehingga dia memutuskan untuk menjadi seorang guru smp yang mengajar aljabar dan geometri tanpa meninggalkan hobinya menjadi atlet yang sekaligus juga merupakan batu loncatan supaya menjadi atlet lebih baik hingga akhirnya dia menikah dengan wanita pujaannya pada tahun 90 dan memiliki 5 anak yaitu anak sulung laki-laki dan bungsu perempuan.
Memasuki usia senja dia mulai mengalami masalah penyakit yang mengganggu kehidupannya,dari sinilah dia mulai mencari pengobatan baik medis maupun alternatif namun tidak membuahkan hasil.
Beliau tidak mudah putus asa sehingga mereka mencoba berbagai penemuan dengan seksama hingga lahirnya yang bernama Ling Tien kung ini.
Overall setelah membaca buku ini mungkin saya sebagai penulis atau bahkan mungkin anda sekalian dapat merasakan manfaat dari senam terapi ini dan juga menambah wawasan tentang bagaimana caranya untuk hidup secara sehat sesuai dengan slogannya yaitu" Making People healty.".
Sekian,terima kasih
Wassalamualaykum. Wr.wb.
Note :
Berikut ini merupakan identitas dari buku yang penulis maksud tersebut :
Judul buku :
Ling tien kung edisi 1 - Making People healty.
Penulis dan ilustrasi/covernya:
FU LONG SWEE alias Awiek Widjaja
Asisten penulis :
Dipl.inform.Rolling wiek widjaja
Turut berkontribusi :
Siemens le ai alias Awiek widjaja
Lektorat/korektorat :
Drs.Edy Prawoto SH dan dr.Wito Hariyadi.
Cetakan pertama oktober 2013
Cetakan kedua 25 oktober 2015
Cetakan ketiga 25 oktober 2017
ISBN :
978-602-19628-6-2.
Diterbitkan dan diadakan oleh :
Insan Cendikia
Jalan Kalirawon No. 58,Surabaya
Jawa Timur - indonesia
Hak cipta@2013 oleh Fu Long Swee alias Awiek Widjaja.

















