Tampilkan postingan dengan label Renungan Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan Islam. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Juni 2024

Rahasia usia 40 Tahun dalam Islam: Memantapkan Kehidupan Akhirat.


Ilustration this episode edited by kapwing.
 Credits:Pixabay.com|anonim

 
Ballpoint & Books, Jakarta- Usia 40 tahun seringkali dianggap sebagai titik balik dalam kehidupan. Dalam Islam, usia ini memiliki makna spiritual yang mendalam. Artikel ini akan mengupas rahasia meraih kehidupan akhirat yang penuh berkah di usia 40 tahun dan seterusnya, diiringi dengan langkah-langkah praktis yang dapat Anda terapkan.

Assalamualaikum wr wb para pembaca blogger yang budiman dimanapun kalian berada. 

Mungkin banyak diantara kita yang sudah atau akan memasuki usia ke 40 identik dengan kesuksesan baik di bidang karir/pekerjaan,finansial atau keuangan serta keluarga namun banyak juga yang masih berjuang bahkan merintis usaha untuk mendapatkan hal tersebut.Dan banyak juga yang sedang ditimpa musibah berupa sakit entah stroke,jantung dan lainnya dan berusaha untuk fight atau berjuang untuk kembali sehat seperti sediakan seperti yang penulis alami dan rasakan saat ini.Tapi semua itu bergantung kepada ikhtiar atau usaha dan doa dan tawakal atau berserah diri kepada Allah karena dialah sang penentu segalanya.

Episode kali ini penulis akan membahas sebuah tema yang cukup menarik yaitu apa tang harus dilakukan apabila kita memasuki usia ke 40 tahun.

Dilansir dari website kalam Islam sindonews.com bahwa usia 40 tahun adalah umur krusial dalam perjalanan umur manusia. Di usia ini, seseorang justru harus  lebih berfokus lagi dalam beribadah dan amal shaleh. 
Dan sudah bukan lagi waktunya untuk sibuk untuk melakukan atau membuang waktu dengan hal yang tidak bermanfaat seperti main Tik Tok, sibuk upload foto, dan hal yang tidak jelas lainnya.


Ilustrasi manusia berselfie.
Credits:Pixabay.com|Pexels


Sebagai umat Muslim ketika kita memasuki usia yang ke 40 tahun, kita diharuskan untuk mulai sibuk menjalani kehidupan kita dengan ibadah, amal shalih, menuntut ilmu, menjaga perilaku, syahwat atau nafsu terhadap lawan jenis, dan meninggalkan ketamakan pada dunia.

Salah seorang ulama atau Pemuka agama islam bernama Ibrahim al-Nakha’i RA mengatakan bahwa mereka  yaitu para kaum salaf berkata, jika seseorang telah mencapai usia 40 tahun dan berada pada suatu perangai atau tabiat tertentu, maka dia tidak akan pernah berubah hingga datanglah kematiannya".

Yakni, apabila seseorang sudah atau genap memasuki usia yang ke 40 tahun, namun belum ada juga minatnya atau pemahaman terhadap agamanya, maka bisa dipastikan akan ada pertanda yang buruk dari kesudahan umurnya di dunia. 
Sebab, di usia itulah adalah dimana manusia telah mencapai puncak kehidupannya baik dari segi fisik, intelektual, emosi, maupun spiritualnya. 
Dia telah meninggalkan masa mudanya dan melangkah atau beranjak lagi ke masa dewasa yang sebenar-benarnya.(berdasarkan pada buku kitab at- thabaqat al- qubra )
Maka siapa saja yang  sudah atau genap  mencapai usia  yang ke 40 tahun hendaknya ia berusaha memperbarui taubatnya dan kembali kepada Allah dengan bersungguh-sungguh, serta membuang jauh sikap atau sifat kejahilannyaketika usianya masih muda dan lebih berhati-hati,Dia harus melihat segala sesuatu dengan hikmah dan penuh keimanan,semakin meneguhkan akan tujuan hidup,menjadikan uban sebagai peringatan dan semakin memperbanyak rasa syukur kepada Allah SWT.

Ilustrasi kumpulan manusia sedang bersyukur.
Credits:Pixabay.com|ArmyAmber


Dan hendaknya kita mulai meningkatkan minatnya atau pemahamannya terhadap agama, ketika semasa mudanya jauh sekali dari agama. Maka sekarang mulailah untuk menutup aurat dan banyak mengikuti kajian agama islam.

Ketika memasuki usia yang ke 40 tahun, maka kita tidak lagi banyak memikirkan "masa depan"yang berhubungan dengan keduniaan,seperti mengejar karir dan kekayaan. Tetapi sudah jauh berpikir lebih jauh lagi tentang nasibnya di akhirat kelak.

Salah satu ulama terkenal juga pernah mengatakan di dalam haditsnya bahwa ,"barangsiapa yang telah memasuki atau "mencapai usia yang ke 40 tahun dan kebaikkannya belum mengalahkan keburukannya, hendaknya ia bersiap-siap untuk masuk ke dalam neraka. 
Karena itulah bila telah mencapai usia yang 40 tahun, jika masih gemar melakukan dosa dan maksiat,seperti meninggalkan shalat, mengumbar aurat, mabuk, dan yang lainnya, maka akan lebih sulit baginya untuk berhenti dari kebiasaan tersebut."


"Ketika mulai memasuki fase atau usia yang ke 40 tahun, hendaknya dia juga mulai bersungguh-sungguh perbaiki apa-apa yang telah lewat dan manfaatkan dengan baik hari-hari yang tersisa dari umur yang ada, sebelum ruh sampai di tenggorokan. Sehingga menjadi menyesal kemudian hari yang tiada guna."dibaca dan diresapi dengan seksama ya para pembaca yang Budiman.

Ilustrasi orang tua menyesal 
Credits:Pixabay.com|Omaralnahi 


Imam Malik rahimahullah dalam bukunya yang berjudul At-Tadzkiroh, menegaskan bahwa beliau dapati para ahli ilmu di negeri-negeri itu mencari dunia dan berbaur dengan manusia hingga datang kepada mereka memasuki usia yang ke 40 tahun. Jika telah datang usia tersebut kepada mereka, maka merekapun meninggalkan manusia (yaitu lebih banyak konsentrasi dalam meningkatkan ibadah dan ilmu). Artinya, ada orang-orang yang sibuk dengan dunia dan ketika berusia 40 tahun, orang-orang itu sudah beralih atau lebih berfokus pada ibadah.(Subhanallah, begitu dong..cakeep 😉😉)

Penasaran dengan artikel yang satu ini kan,masuk aja Bray cus lah :

Ilustrasi kumpulan manusia sedang mengelilingi ka'bah di masjidil haram.
Credits:Pixabay.comjakman1


Salah seorang pemuka agama atau ulama terkemuka  lainnya yang bernama Abdullah bin Dawud RA dalam menjelaskan di dalam kitab  ihya' ulumuddin  yang berisikan, bahwa kaum/manhaj salafiyah atau salaf, apabila diantara mereka ada yang sudah genap berumur yang ke 40 tahun, ia mulai melipat kasur, yaitu tidak akan tidur lagi sepanjang malam, selalu melakukan shalat, bertasbih dan beristighfar atau memohon ampunan kepada Allah swt,kemudian mereka mengejar segala yang di tinggalkan pada usia sebelumnya dengan amal-amal di hari sesudahnya".

Sebab itu, apabila usiamu telah mencapai atau genap memasuki yang ke 40 tahun, hendaknya kamu mulai  mencari kesibukan dengan amal shalih, sebab atau ini dikarenakan waktu kita sudah tak lama lagi di dunia. Dan harus diingat juga, umur umat Nabi Muhammad SAW rata-rata sangat singkat hanya antara atau sekitar 60 sampai dengan 70 tahun. (Degerin tuh kaum muslimin  fakta berbicara)

 Rasulullah SAW telah bersabda didalam salah satu hadist  ibnu majah RA yang berisikan bahwa umur umatnya tidaklah panjang yaitu sekitar 60 sampai dengan 70 tahun dan hanya sedikit manusia yang bisa melewati atau melampaui hal tersebut.
Sangat masuk akal kan..

Menuju kehidupan akhirat yang penuh berkah adalah perjalanan panjang yang penuh hikmah. Semoga uraian ini memberikan inspirasi dan motivasi bagi Anda untuk melangkah lebih dekat kepada Allah SWT. Bagikan pengalaman dan renungan Anda di kolom komentar!

Sekian dan terima kasih 


==========================

*Pemilik resmi atau Hak cipta blog ini adalah : ©strykerpengembara7890 tahun@ 2024.Diberdayakan oleh :Blogger.com™